Tampilkan postingan dengan label Anal SEX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anal SEX. Tampilkan semua postingan

Suami Hobi Anal Sex petaka bagi sang Istri

Seputar Kehidupan SEX - Seorang wanita umur 35 tahun dirawat karena terjadi perdarahan melalui saluran cerna yang bertambah berat sejak 1 minggu terakhir. Pasien ini menyampaikan bahwa sejak 3 bulan terakhir sering mengalami BAB darah menetes. Pasien merasa sebelumnya bahwa kondisi ini karena gangguan ambeien saja. Pasien juga mengeluh berat badannya turun dalam 1 bulan terakhir. Pada pemeriksaan fisik dilakukan colok dubur dan ternyata teraba adanya benjolan pada perbatasan antara dubur dan rektum (poros usus). Pada pasien ini dilakukan peneropongan saluran cerna bawah (kolonoskopi) dan ternyata ditemukan adanya tumor pada perbatasan anus dan rektumnya. Tumor ini berbenjol-benjol dan mudah berdarah. Hasil biopsi mendapatkan sel-sel kanker pada benjolan tersebut. Pada wawancara selanjutnya ternyata terungkap bahwa pasien ini sering melakukan anal sex dengan suaminya atas permintaan suaminya dan ini berlangsung sejak sejak 10 tahun terakhir.

Kanker usus besar merupakan penyakit kanker yang paling banyak ditemukan ditengah masyarakat dan juga salah satu penyebab kematian terbanyak karena kanker. Kanker anus berbeda dengan kanker usus besar karena lebih jarang ditemukan. Kanker anus sendiri terjadi pada 1,5 % kanker saluran cerna. Di Amerika kanker anus ini meningkat seiring dengan perilaku seksual yang terjadi ditengah masyarakat baik pada laki-laki maupun perempuan. Gejala utama pasien dengan kanker anus adalah BAB berdarah, nyeri di dubur/anus saat BAB, keluar lendir atau seperti jelly pada anus atau rasa gatal pada anus. Sedang kanker usus besar adalah adanya Buang Air Besar (BAB) ada darah, gangguan pola BAB, bisa berupa diare kronik atau susah BAB atau adanya perubahan pola BAB yaitu kadang diare kadang –kadang malah susah BAB. Pasien dengan kanker usus besar bisa saja datang dengan adanya benjolan. Kadang-kadang pasien tidak mengeluhkan adanya benjolan tetapi benjolan ditemukan saat dilakukan pemeriksaan. Pasien bisa saja datang ke rumah sakit karena pucat tanpa keluhan perdarahan. Pada kanker anus pasien merasakan sakit saat buang air besar atau terasa gatal disekitar dubur.

Melalui pemeriksaan colok dubur dokter dapat mengetahui apakah memang terdapat massa atau benjolan pada rektum atau sekitar anus atau apakah saat itu pasien masih mengalami BAB darah dengan ditandai adanya sarung tangan dengan sisa darah setelah dilakukan colok dubur tersebut. Sebenarnya kejadian tumor pada anorektal dan dialami wanita usia 35 tahun termasuk jarang.

Faktor risiko kanker anus termasuk juga kanker anorektal adalah iritasi kronis pada dubur, infeksi kronis dengan virus human pappiloma (HPV), infeksi HPV ini berhubungan dengan penyakit infeksi tertular melalui hubungan seks, riwayat tukar menukar pasangan hubungan seks, riwayat kanker serviks atau vagina, penggunaan obat-obat penekan daya tahan tubuh (imunosupresi) dan perokok. Wanita juga lebih berisiko untuk terjadinya kanker anus dibandingkan pria, penyakit ini juga berisiko pada laki-laki dengan anal sex.

Kembali lagi pada pasien diatas, jenis kelamin wanita dan kebiasaan anal sex merupakan risiko terjadinya kanker anus pada pasien tersebut. Anal sex akan menyebabkan iritasi kronis pada dubur akibat perilaku seksual tersebut . Secara fungsi memang dubur hanya untuk mengeluarkan kotoran sehingga tidak siap jika sebagai tempat untuk melakukan hubungan seksual.

Kasus ini mengingatkan kita semua bahwa perilaku seksual anal sex bukan merupakan perilaku seksual yang aman. Anal sex akan menyebabkan gangguan kesehatan yang ringan sampai berat berupa terjadinya kanker anus. Kasus ini telah mengingatkan kita bahwa anal sex merupakan perilaku seks yang berisiko tinggi.

Manfaat Anal SEX Hubungan Seks Lewat Anus/Dubur

Seputar Kehidupan SEX - Bahayakah hubungan seksual melalui lubang anus atau dubur dan apa Manfaat Anal SEX Hubungan Seks Lewat Anus/Dubur ?, mungkin karena alasan keinginan variasi hubungan seks. Hubungan seksual normal adalah dengan cara penetrasi memasukkan Penis ke Liang Vagina. Tetapi, beberapa orang kadang-kadang ingin mencoba variasi lain, misalnya hubungan seksual lewat belakang atau dubur. Timbul pertanyaan, berbahayakah hubungan seks seperti itu,lantas apa manfaat Anal SEX?

Sudah kita ketahui dan pahami bahwasanya Anus Bukan Organ Seks, Dubur merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk mengeluarkan tinja, bukan untuk hubungan seksual. Oleh karena itu, strukturnya sangat berbeda dengan Vagina.

Karena sangat berbeda, jika hubungan seksual dilakukan lewat anus, akan timbul beberapa masalah serius. Berikut beberapa diantaranya:

1. Anus Mudah Luka

Berbeda dengan vagina, anus tidak mempunyai sistem pelumasan. Selain itu, dinding anus juga lebih tipis. Oleh karena itu, ketika penetrasi, mudah terjadi perlukaan.

Efek serius dari perlukaan dinding dubur adalah penyebaran penyakit menular seksual (PMS). Virus HIV 30 kali lebih mudah menular pada seks anal. Selain HIV, juga dapat terjadi penyebaran virus kutil kelamin, virus hepatitis, herpes, dan lain-lain.

2. Kerusakan Otot Anus

Muara anus dikelilingi oleh otot melingkar yang disebut otot sfingter anal. Otot ini berfungsi menjaga muara anus tetap tertutup, dan baru terbuka ketika buang air besar.
Hubungan seks lewat anus dapat menyebabkan kerusakan pada otot sfingter anal, sehingga buka tutup anus menjadi terganggu. Hal ini akan berakibat buruk pada proses buang air besar.

3. Infeksi Oleh Bakteri Penghuni Anus

Secara normal, anus dihuni oleh bakteri-bakteri yang membantu tubuh untuk menghancurkan sisa makanan. Pada hubungan seks anal, bakteri ini dapat menimbulkan infeksi baik pada anus sendiri maupun pada alat kelamin pasangannya.

Selain itu, bakteri dapat menyebar ke penis atau mulut jika penetrasi menggunakan lidah atau oral dilakukan setelah penetrasi anal. Penyebaran ke penis misalnya, dapat menyebabkan infeksi penis maupun vagina dan saluran kencing bila setelah melakukan anal lansung memasukkan penis ke liang vagina.

4. Perdarahan

Pada hubungan seks anal dapat terjadi cedera yang menimbulkan perdarahan. Cedera tersebut mungkin terjadi akibat robeknya dinding anus atau rektum atau karena robeknya wasir / ambeien.
Older Post ►
 

Copyright 2011 Info Seputar SEX is proudly powered by blogger.com | Design by BLog Bamz Published by Template Blogger